Secara garis besar, sumber daya alam (SDA) dibagi menjadi 2 yaitu SDA yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam tidak dapat diperbaharui. Semua SDA tersebut memiliki peranan yang penting terhadap kelangsungan hidup manusia dan memiliki cara pelestarian masing – masing.

Pengertian Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

SDA yang tidak dapat diperbaharui merupakan sumber daya alam yang jumlahnya akan menipis atau bahkan habis jika terus menerus digunakan karena keberadaannya yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui, dibuat kembali, atau didaur ulang. SDA ini juga disebut dengan non renewabl resources. Sebaliknya SDA yang dapat diperbaharui akan tersedia secara terus menerus. Tetapi ada beberapa yang memerlukan bantuan manusia.

Upaya Pelestarian Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Untuk tetap menjaga ketersediaan SDA yang tidak dapat diperbarui ini, kita dapat membuat alternatif dari SDA tersebut. Sebagai contoh saat cadangan bahan bakar minyak seperti bensin yang mulai menipis, manusia dapat memanfaatkan energi alternatif seperti biogas untuk pengganti bahan bakar

Baca juga : Cara Melestarikan Sumber Daya Alam

5 Contoh Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Bahan Mineral

Bahan mineral merupakan bahan padatan yang berupa senyawa kimia non organik dan bersifat homogen. Bahan ini terbentuk secara alami dan termasuk jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Biasanya bahan mineral ditambang dari alam dan menjadi bahan baku untuk pembuatan berbagai macam jenis logam. Bahan mineral yang banyak digunakan di antaranya adalah besi, perak, tembaga, bauksit, nikel, timah, besi, perak, bauksit, dan lainnya

Ketersediaan SDA ini tidak bertambah walaupun terus menerus dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. Walaupun bahan mineral dapat didaur ulang, namun jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah yang digunakan. Oleh sebab itu, jumlah bahan mineral yang tersedia di alam tentu akan mengalami kelangkaan atau keterbatasan

– Emas
Ini adalah salah satu jenis bahan mineral berupa batuan alam. Sebagian besar emas digunakan sebagai perhiasan atau alat pembayaran. Jumlah emas sangat terbatas karena proses terbentuknya berasal dari proses alami di perut bumi. Menurut BBC, saat ini hanya tersisa 52.000 ton emas di alam

– Tembaga
Tembaga merupakan logam yang memiliki sifat penghantar listrik. Biasanya tembaga digunakan untuk alat-alat kelistrikan seperti tabung microwave, kabel, sakelar, dll. Tembaga banyak dijumpai di daerah Jawa Barat, Papua, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara

– Besi

Minyak Bumi

Ini adalah salah satu SDA yang paling dibutuhkan oleh manusia di bumi. Minyak bumi tersebut dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan energi dan membantu aktivitas manusia. Hasil pengolahan minyak bumi adalah penghasil energi terbanyak yang digunakan oleh manusia sampai saat ini. Proses pengolahan minyak tersebut dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor, menyalakan listrik, menyalakan mesin pabrik, dan masih banyak lagi

Jumlah minyak terbatas dan tidak semua tempat di dunia memiliki minyak bumi. Minyak bumi berasal dari jasad renik atau mikroorganisme di jaman purba yang mengendap selama jutaan tahun dan tidak dapat diperbaharui.

Baca juga : Sumber Daya Alam Dan Manfaatnya

Gas Bumi

Indonesia termasuk salah satu negara penghasil gas bumi terbesar. Sumber gas bumi biasanya lokasinya berdekatan dengan sumber minyak bumi. Tidak jauh berbeda dengan minyak bumi, SDA ini juga memiliki manfaat untuk penghasil energi. Gas bumi biasa dimanfaatkan untuk bahan bakar, menyalakan listrik, bahan bakar penggerak mesin, atau bahan bakar untuk memasak. Untuk menjaga ketersediaan gas bumi, manusia dapat menggunakan energi alternatif atau membatasi jumlah pemakaiannya

Batubara

Bahan yang satu ini tidak termasuk dalam jenis bahan mineral karena tersusun dari bahan – bahan yang mudah untuk terbakar. SDA ini berasal dari pembusukan bagian – bagian tanaman. Sisa – sisa dari tanaman purba yang membentuk gambut dan mengendap di suatu tempat. Karena penimbunan menyebabkan tekanan dan terjadi gerakan tanah, akhirnya kumpulan gambut tersebut berubah menjadi batubara. Penggunaan batubara banyak dimanfaatkan sebagai sumber energi seperti bahan bakar kapal laut dan bahan bakar kereta api. Batubara mempunyai kadar karbon yang lebih tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi

Contoh Sumber Daya Alam Yg Tidak Dapat Diperbaharui

Batu Mulia

Ini adalah sumber daya alam yang memiliki nilai jual tinggi karena sangat langka. Jenis SDA yang termasuk batu mulia di antaranya adalah intan, permata, safir, dan jenis batu mulia lainnya. SDA ini tidak dapat diperbaharui karena tidak dapat membuatnya sendiri atau mensintetisnya
– Intan
– Permata
– Safir